MENGGAGAS SOLUSI PRODUKTIF DI ARUS KRISIS

Krisis ekonomi global yang dampaknya mulai terasa sejak bulan Oktober lalu membawa satu catatan baru di akhir tahun 2008 ini. Kekeringan likuiditas, ambruknya beberapa perusahaan besar serta tingginya angka pemutusan kerja menjadi bingkisan untuk tahun 2009. Kegiatan ekonomi masyrakat mengamali kemerosotan serta inflasi yang tidak menentu membuat beberapa masyarakat menutup sektor ekonomi di tahun ini dengan catatan hitam.

Dampak krisis ekonomi global pun tidak ketinggalan di negeri kita, Indonesia. Anjloknya nilai IHSG serta kurs rupiah merupakan satu dari sekian banyak dampak yang ada. Banyak perusahaan mengalami sepi order dampaknya likuiditas pun berkurang. PHK menjadi solusi yang diambil oleh pihak perusahaan. DI Indonesia ini tercatat sedikitnya 6000 karyawan perusaahaan terancam mengalami PHK. Kemiskinan pun semakin bertambah jumlahnya di negeri yang permai ini.

Jumlah penganggur yang bertambah akibat tak langsung dari krisis ekonomi global membuat pemerintah perlu Continue reading

Advertisements
Posted in Opini | Tagged | Leave a comment

TASHFIYAH AGAMA

Peristiwa aksi teror yang terjadi di Mumbai, India merupkan sebuah coretan hitam terhadap keamanan dan ketertiban dunia. Aksi teror yang melibatkan para militan ini telah mampu merenggut korban jiwa sebanyak 130 orang. Ini mengidentifikasikan bahwa terorisme belumlah berakhir. Aksi terorisme yang mulai menggema pasca peristiwa 11 September telah membuat banyak masyarakat dunia dirundung akan rasa ketakutan. Permasalhan sekarang ini bagaimana solusi dari ini semua. Aksi terorisme yang selama ini berkembang sekarang, semarak disisipi oleh pengatasnamaan “kepentingan” agama. Ini menjadi masalah tersendiri, bagaimana mungkin ajaran agama yang berisi penentraman akan hidup yang damai mengajarkan tindakan buruk seperti ini. Agama yang seharusnya dijadikan sebagai bingkai mengarungi bahtera kehidupan serta merta ternodai oleh aksi terorisme ini. Memang tidak dipungkiri bahwa pelaku dari berbagai tindakan terror selama ini adalah orang-orang yang memiliki pemahaman integritas agama yang cukup baik. Kita lihat saja pelaku pemboman Bali, Amrozi cs, mereka pada dasarnya memiliki kuantitas agama yang baik, seperti hafal Al-Qur’an maupun rajin dalam beribadah. Tetapi persoalannya apakah kuantitas agama itu dilandasi dengan kualitas agama atau pemahaman yang benar. Penitikberatkan proses pendidikan (tarbiyah) yang diterima oleh para pelaku agama itu memang cukup disiplin tetapi sarat akan kesalahan pemahaman agama yang benar.

Untuk itu semua maka yang diperlukan sekarang yaitu pentashfiyahan agama. Proses di mana Continue reading

Posted in Opini | Tagged , | Leave a comment

Bersikap Netral !??

Pilihan merupakan sesuatu yang biasa dialami manusia. Ketika ada suatu masalah biasanya kita akan dihadapkan pada pilihan yang tersirat di dalam masalah tersebut. Manusia ketika menghadapi pilihan akan melakukan suatu komparatif urutan atau biasa disebut skala prioritas. Skala prioritas menunjuki urutan pilihan yang kita pilih setelah melalui proses kajian yang komprehensif. Menarik jika kita analogikan proses memilih dengan sebuah keadaan realita masyarakat. Di dalam masyarakat yang kecamuk sosial terus berkembang suatu pilihan merupakan hal yang harus kita lakukan. Pada dasarnya pilihan dalam menghasdapi suatu realita masyarakat dapat terbagi menjadi tiga yakni Continue reading

Posted in Catatan | Tagged , , , | Leave a comment

Pemuda, Ideologi dan Pendidikan

Delapan puluh Tahun yang lalu tepatnya tanggal 28 Oktober bangsa ini melalui para pemuda telah merintis sebuah kesatuan tekad baru bangsa Indonesia. Tekad akan pentingnya nasionlalisme yang berhasil melahirkan tali persatuan di seantaro Indonesia. Ke-bhineka-an bukan dijadikan sekat untuk bergerak bersama menuntut perubahan maka diperlunya ke-ika-an di antara kita. Satu nusa, satu bangsa dan satu bahasa yang merupakan nilai-nilai yang diusung ini melahirkan semangat baru pergerakan rakyat Indonesia. Pergerakan yang melahirkan suatu perubahan linier ke arah modern. Para pemudalah yang mampu melahirkan ini semua.

Para pemuda yang hakikatnya merupakan pikiran dinamis yang selalu bergerak menuntut kita untuk selalu memiliki posisi dan peran aktif dalam perjalanan bangsa ini. Kepekaan sosial yang dimiliki menuntut pemuda untuk selalu dapat memberi untuk lingkungan, melaksanakan tanggung jawabnya sebagai agen perubahan. Kepekaan sosial ini lahir karena Continue reading

Posted in Opini | Tagged , , , | Leave a comment

SEBAGAI MAHASISWA…

Mahasiswa pada hakikatnya adalah insan akademis yang mempunyai pikiran dinamis. Pikiran yang akan terus menerus untuk mengetahui segala hal yang tidak diketahui baik itu yang ia sadari akan ketidaktahuannya atau tidak. Ini merupaka hal yang lumrah karena rasa ingin tahu (curiosity) lah yang mendorong tindakan tersebut. Menyandang predikat mahasiswa bagi sebagaian orang merupakan hal yang membanggakan baik itu karena dianggap sebagai intelektual muda yang selalu haus akan ilmu pengetahuan ataupun mungkin dianggap sebagai kaum muda yang berani membela kebenaran atas nama rakyat maupun yang lainnya. Atau mungkin juga terkenal karena dianggap sebagai kaum yang mempunyai materi yang berlebih mengingat pandangan di masyarakat sekarang-sekarang ini kalau pendidikan itu bagai barang lux, mewah karena mahal. Terlepas dari semua anggapan-anggapn masyarakat terhadap predikat mahasiswa, pada asasnya mahasiswa mempunyai suatu tanggung jawab tersendiri. Tanggung jawab terhadap ilmu pengetahuannya serta kepada masyrakat. Hal inilah yang masih tabu di kalangan mahasiswa sendiri.

Tanggung jawab implementasi berbagai ilmu pengetahuan yang ia peroleh selama proses belajar merupakan Continue reading

Posted in Opini | Tagged , , , | Leave a comment

Qoryah Thoyibah: Potret Sisi Lain Proses Pendidikan

BLOG INI PINDAH KE

HTTP://MYFIKR.WORDPRESS.COM

Pendidkan di Indonesia merupakan aset penting masa depan bangsa ini. Pendidikanlah yang dapat menjauhkan kemiskinan, kebodohan, dan ketidakadilan pada bangsa ini. Serta pendidkan yang akan meregenerasi para kader baru pemimpin bangsa ini ke depannya. Menurut Inkeles, pendidikan merupakan faktor yang terpenting yang mencirikan manusia modern. Manusia yang mampu berpikir lebih rasional, maju dan orientasi ke depan. Di tengah pentingnya arti dari pendidkan, justru para pemimpin bangsa ini menatap sebelah mata terhadap pendidkan. Di satu sisi, pandangan yang menyatakan bahwa pendidkan Indonesia itu bagai barang lux, mewah karena mahal, membuat masyarakat bersikap pesimis dalam menggapai pendidikan.

Di tengah persoalan yang melanda tersebut jauh di daerah Jawa Tengah, tepatnya di daerah Desa Kalibening, Salatiga, berdiri sebuah sekolah komunitas bagi para anak-anak di desa tersebut. Qoryah Thoyibah, nama sekolah komunitas yang Continue reading

Posted in Opini | Tagged | 3 Comments

PAHLAWAN!

Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai para pahlawan. Ya, itulah sebuah kalimat yang mengandung makna akan esensi pahlawan. Pahlawan merupkan bagian dari sejarah sebuah bangsa. Negara kita yang merupakan negara yang berhasil berdaulat melalui sebuah perjuangan untuk merebut tonggak kemerdekaan dari para kaum kolonial telah banyak melahirkan para pahlawan. Gelar pahlawan telah banyak disematkan kepada berbagai tokoh lokal maupun nasional yang telah berjuang menunutut kemerdekaan. Akan tetapi lebih banyak lagi orang-orang yang tidak digelari pahlawan di negeri kita ini. Pahlawan memang sebuah gelar yang didapat dari sebuah penilaian subyektif maupun juga obyektif yang melingkupnya. Terlepas dari hal itu semua Continue reading

Posted in Opini | Tagged , , | Leave a comment